June 13, 2019

Remote Monitoring

Sistem Monitoring Berbasis Wireless Sensor Network (WSN) – di Lokasi PLTH 

  1. Cara Kerja Sistem Secara Umum
    • Sistem monitoring adalah sistem yang mampu menerima data dari sensor-sensor yang terhubung dengan sistem monitoring untuk dikirim ke Pusat Control agar data-data tersebut dapat diamati atau dimonitor karakteristiknya oleh petugas. Lokasi – lokasi sensor tersebut saling berjauhan satu sama lainnya.
    • Pengiriman data tersebut dapat melalui media: kabel, radio, dan lain sebagainya. Dalam sistem ini data-data dari lokasi sensor di lokasi PLTH yang berjauhan satu sama lain dikumpulkan terlebih dahulu ke Control Room (di lokasi PLTH) melalui teknologi Wireless Sensor Network (WSN). Setelah terkumpul data-data tersebut lalu dikirim ke Pusat Kontrol di Jakarta melalui komunikasi Internet (teknologi WEB). Salah satu alasan digunakannya WSN adalah karena tidak memungkinkan penggunaan jaringan kabel. Dimana kondisi lingkungan yang sangat ekstrim (di tepi pantai) dan berjauhan.
    • Perangkat atau modul yang bertugas mengirimkan data dari sensor ke Control Room disebut dengan Perangkat atau Modul Data Logger WSN.
    •  Keunggulan WSN dibandingkan teknologi sejenis:
      • Menggunakan frekuensi carrier 2.4 GHz.
      • Berdaya rendah
      • Mudah instalasinya
      • WSN (bukan IP Based) menggunakan Protokol IEEE 802.15.4.
      • Low Cost
  2. Line Diagram Sistem Monitoring WSN ditunjukkan pada gambar berikut: 
  • Modul data Logger WSN pada sistem diatas membentuk suatu Jaringan Komunikasi dengan masing-masing perangkat tersebut dengan no ID: 0, 1, 2, 3.
  • Untuk komunikasi dengan Pusat Kontrol di Jakarta dipasang suatu Gateway.
  • Modul aplikasi monitoring dipasang di computer PC di Control Room dan di Pusat Kontrol di Jakarta.
  • Modul gateway, berisi:
    • Interface GSM
    • Interface ke Program Aplikasi Monitoring di PC
  • Modul Data Logger WSN ID 0
    • Berisi WSN Shield (eksekusi WSN protokol) menggunakan frekuensi radio 2.4 GHz
    • Bertugas mengumpulkan data-data monitoring dari modul data logger WSN ID 1,2,3.
    • Lokasi Outdoor di gedung Control Room
  • Modul Data Logger WSN ID 1
    • Berisi WSN Shield menggunakan frekuensi radio 2.4 GHz.
    • Data logger dengan Interface Analog untuk menyalurkan data dari sensor:Pyranometer (untuk irradiation), Ambient Temperatur, Atmosphere Presure, Huminity.
    • Lokasi outdoor di tiang bawah
  • Modul Data Logger WSN ID 2
    • Berisi WSN Shield menggunakan frekuensi radio 2.4 GHz.
    • Data logger dengan Interface Analog untuk menyalurkan data dari sensor: Pyranometer (untuk irradiation), Ambient Temperatur, Atmosphere Presure, Huminity.
    • Lokasi outdoor di tiang atas.
  • Modul Data Logger WSN ID 3
    • Berisi WSN Shield menggunakan frekuensi radio 2.4 GHz.
    • Data logger dengan Interface Analog untuk menyalurkan data dari sensor: Temperatur.
    • Lokasi outdoor di dekat panel solar cell.
  • Foto-foto lokasi Data Logger WSN:
  • Contoh tampilan Program Aplikasi Monitoring yang dipasang di computer PC di Control Room dan juga di lokasi Jakarta: